YUK, BUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA

Blog competition

Buanglah sampah pada tempatnya, bukan di selokan,bukan dikali merupakan salah satu pesan Gubernur DKI Jakarta pada puncak perayaan HUT DKI Jakarta  yang ke 486 dan hal itu merupakan ungkapan keprihatinan beliau akan kesadaran warga masyarakat di Jakarta dalam membuang sampah ditempatnya masih sangat rendah, masyarakat baru sadar kalau selama ini melakukan kesalahan setelah tejadi bencana seperti banjir yang sering melanda ibu kota. Beberapa kali penulis masih melihat bukti nyata akan rendahnya kesadaran akan membuang sampah pada tempatnya dan kesadaran ini hampir menyeluruh di seluruh lapisan anggota masyarakat dari kalangan bawah sampai atas, dari anak-anak sampai orang tua. Masyarakat sendiripun sebenarnya sering melihat hal tersebut tetapi tidak ada kesadaran dan keberanian untuk menegurnya mungkin karena mereka juga sering melakukan hal yang sama.

Di angkutan umum banyak sampah berserakan, ditempat umum banyak sampah berserakan, lokasi wisata ketika banyak pengunjung pasti meninggalkan sampah yang berserakan dimana-mana sampai-sampai pengelola harus menerjunkan puluhan petugas kebersihan. Sampah itu memang tidak bisa dihindari tetapi bisa kita kurangi atau daur ulang sehingga memberikan manfaat bagi kebaikan manusia, sudah banyak contoh para pecinta lingkungan mendaur ulang sampah sehingga bisa digunakan kembali, sudah ada orang yang memanfaatkan sampah untuk mendapatkan gas yang dapat digunakan oleh masyarakat banyak dan sudah ratusan orang bisa hidup dari sampah tetapi yang menjadi permasalahan sekarang adalah kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya yang masih rendah, setiap individu seharusnya memberikan contoh akan hal ini, ketika anda sedang menaiki mobil mewah menuju kantor janganlah melempar sampah dari mobil kejalan, ketika kita naik bus umu janganlah membuang sampah dibus itu karena kita harus ingat bukan hanya anda yang akan tergangu akan adanya sampah yang anda tinggalkan tetapi orang-orang yang menggunakan bus tersebut, dan masih banyak sikap-sikap orang lain yang perlu kita revitalisasi sehingga sampah tidak menjadi masalah tetapi menjadi berkah. “Sudahkah kita membuang sampah pada tempatnya?.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s