Manusia Berkualitas

Menjadi manusia-manusia yang berkualitas setidaknya ada 3 hal yang harus diperhatikan yaitu :

  1. Penampilan. Orang akan lebih percaya pada seseorang jika dia menunjukkan penampilan sebagai orang yang layak dipercaya, pimpinan kita sekalipun akan lebih yakin memberikan promosi bagi kita jika kita bisa memberikan penampilan yang baik dihadapannya. Penampilan disini tidak semata-mata hanya penampilan fisik tetapi penampilan secara luas misalnya penampilan kita ketika kita melakukan pekerjaan yang kita lakukan apakah kita lakukan dengan penuh semangat dan antusias atau hanya sekedar menjalankan perintah atasan? tentunya hasil dari pekerjaannyapun akan berbeda.
  2. Skill. Semakin sedikit orang menguasai skill yang kita miliki tentunya persaingan akan semakin sempit dan peluang akan semakin bertambah besar, oleh karena itu kembangkanlah skill kita supaya lebih dari yang lain. Ingat, semakin hari persaingan itu semakin ketat apalagi sesaat lagi kita akan masuk AFTA 2015dimana persaingan akan semakin luas dan jika kita tidak siap dengan skill yang lebih baik  dari yang lain maka kita akan tertindas oleh bangsa tetangga kita sendiri.
  3. Perubahan. Pengertian perubahan disini adalah sejauh mana seseorang memberikan manfaat bagi lingkunganya baik itu dalam organisasi dalam pekerjaan ataupun dalam lembaga lain karena pada dasarnya lingkungan akan selalu berubah dan jika kita tidak dapat mengikutinya maka kita akan terhapus oleh perkembangan disekitar kita.

Kurikulum 2013

Beberapa waktu yang lalu ketika awal masuk sekolah hingga sekarang masalah kurikulum selalu menjadi perbincangan hangat di dalam dunia pendidikan. Bahkan sempat menjadi trending topic di twitter dimana banyak sekali keluhan-keluhan mengenai kurikulum 2013 baik itu dari siswa yang mengeluh karena semakin banyak tugas yang harus dikerjakan, mata pelajaran yang menuntut harus aktif di internet dan lain sebagainya. Begitupula dikalangan guru, masalah jam pelajaran yang dikurangi, jam pelajaran yang bertambah panjang karena tidak boleh dipisah harinya, metode penilaian yang berubah dan banyak hal lain lagi yang terus menjadi perbincangan hangat.

Bagi saya sebagai salah seorang pendidik tentunya merasakan dampak langsung dari penerapan kurikulum ini dan pada awalnya saya juga menentang keras penerapan kurikulum ini, namun saya berpikir lebih baik untuk mengambil sisi positifnya saja daripada kita berteriak menentang toh paada akhirnya tidak ada yang mendengar karena tertutup dengan berita permasalahan pilpres. Ada beberapa hal positif yang saya ambil :

  1. Pendidikan Indonesia tidak akan maju jika tidak ada perubahan, karena itu anggaplah ini sebagai langkah awal perubahan dunia pendidikan kita toh negara lain juga sudah menerapkan pendidikan yang mirip dengan kurikulum 2013 ini
  2. Dalam kurikulum 2013, guru bukanlah sebagai penceramah seperti yang dilakukan selama ini tetapi harus bisa menjadi fasilitator proses pembelajaran, dengan kata lain guru akan belajar metode belajar yang baru.
  3. Lebih mendekatkan siswa dan guru pada dunia teknologi karena di kurikulum ini peserta didik diharapkan belajar mandiri dan tentunya guru harus juga belajar mandiri supaya tidak dilangkahi oleh siswanya.
  4. Lebih meningkatkan kemandirian seorang siswa dengan tidak hanya mengandalkan ilmu dari guru semata.

Itulah beberapa hal positif yang saya ambil jadi bagi saya bukan kurikulumnya tetapi manusianya yang belum siap dalam menghadapi sebuah perubahan. So ambil positifnya sisanya lakukan yang terbaik.