KESEHATAN MENTAL ANAK

Perkembangan anak ditentutukan oleh beberapa faktor diantaranya lingkungan yang mendukung perkembangan anak,keluarga yang harmonis, dan pendidikan yang baik serta menyenangkan. Hal ini sudah sewajarnya menjadi hak anak dan diberikan kepada sang anak. Hal-hal tersebut akan berdampak secara langsung pada perkembangan mental seorang anak

Anak-anak di Indonesia belum tentu menerima semua hal tersebut diatas yang disebabkan oleh beberapa faktor dan tanpa kita sadari telah membuat kesehatan mental anak menjadi tergangu dan tidak dapat secara maksimal mengolah potensi yang ada dalam dirinya. Faktor tersebut diantaranya adalah kurangnya perhatian orang tua terhadap anak yang disebabkan waktu yang terkuras habis untuk mencari rejeki, pergi pada pagi hari dan pulang sudah larut malam. Jika bertemupun terkadang orang tua lebih mementingkan membuka gadgetnya daripada berbicara kepada anaknya yang pada akhirnya anak merasa diacuhkan dan mencari perhatian diluar rumah.

Continue reading “KESEHATAN MENTAL ANAK”

Advertisements

INDUSTRI DAN PENDIDIKAN

Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa Industri dan pendidikan merupakan satu hal yang tidak dapat dipisahkan, pada umumnya dunia pendidikan akan mengikuti perkembangan industri yang ada seperti contoh jika indutri berubah ke dalam dunia era digital maka pendidikanpun seharusnya mengarah kesana. Dunia pendidikan tentunya akan mempersiapkan lulusan-lulusannya untuk siap dan mampu bersaing dalam dunia digital.
Dalam kenyataannya khususnya di Nusantara ini pendidikan cenderung tertinggal dengan dunia industri, perkembangan industri yang terkadang begitu cepat tidak dapat diimbangi oleh dunia pendidikan. Hal ini tentunya kembali pada dana yang terkadang belum tersedia sehingga kemampuan lembaga pendidikan untuk mengikuti perkembangan yang ada agak sulit, sebagai contoh dalam penyediaan lab komputer yang sesuai dengan perkembangan industri di sekolah dan perguruan tinggi sulit untuk diikuti, setiap tahun ada perkembangan pesat dalam dunia komputer tetapi komputer tidak kunjung diganti sehingga pada saat lulusan sekolah tersebut dan masuk ke dalam industri menjadi terkejut dan membutuhkan adaptasi yang lebih lama.

Dalam perkembangannya dalam dunia pendidikan bukannya berusaha untuk memperbaiki diri dengan tetap beriringan dalam dunia industri tetap malah mencari jalan pintas dengan menghilangkan mata pelajaran tertentu yang tidak sanggup diikuti perkembangannya padahal sangatlah vital seperti dengan menghilangkan mata pelajaran komputer dengan alasan peserta didik akan mampu dengan sendirinya dalam mengoperasikan komputer padahal gurunya sendiri saja belum mampu. Alasan yang menurut saya cuma dibuat-buat untuk menutupi kelemahan yang ada, bukan salah kurikulumnya tetapi kesiapan mental manusia-manusia yang menjalankannya yang hanya melihat dari satu sisi saja. Komputer hanya dilihat secara umum saja padahal dengan belajar komputer sudah belajar banyak hal khusunya dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi industri.

Industri kreatif yang ada saat ini sedang berkembang seperti animasi tentunya dapat dikembangkan melalui dunia pendidikan dan nyatanya peserta didik kita mampu untuk itu, saat ini banyak tenaga-tenaga ahli dari Indonesia yang digunakan tenaga asing dan didik oleh mereka menjadi ahli dalam bidang teknologi dan teknologi mereka berkembang dengan pemikiran dari orang-orang yang lahir di Nusantara ini sedangkan di dalam negeri sendiri pendidikan yang mengarah kearah kesana tidak dipandang, bahkan dihilangkan dari kurikulum yang luar biasa tersebut. (PEB)