PENGENDARA DINI

Beberapa hari yang lalu saya menonton sebuah tayangan di salah satu televisi swasta dimana dalam tayangan tersebut ada pameran motor di Jepang dan selain orang dewasa ternyata banyak juga anak-anak yang datang bersama kedua orang tua mereka. Anak-anak tersebut dengan wajah ceria menaiki motor tersebut dan sepintas saya lagi sepertinya mereka sangat bahagia berada diatas sepeda motor tersebut.

Aneka jenis sepeda motor  dipajang dalam pameran tersebut, mulai yang kelihatan sederhana sampai yang mewah dan sepertinya semua sepeda motor itu produksi Jepang sendiri mungkin ini juga salah satu tujuan dari orang tua membawa anak-anaknya ke pameran tersebut yaitu menumbuhkan rasa nasionalisme mereka akan produk-produk yang dihasilkan dari negeri mereka sendiri tanpa haus akan produk luar negeri seperti kebanyakan masyarakat kita disini.

Hal lain yang saya lihat menarik adalah anak-anak tersebut disediakan motor sport mini untuk dapat dicoba oleh anak-anak, anak-anak dapat menggunakan sepeda motor tersebut tanpa menghidupkan mesin tetapi didorong oleh orang dewasa dari belakang dan anak-anak tersebut tetap menggunakan helm saat berada diatas motor tersebut. Kelihatannya seperti bermain-main tetapi ada maksud dari semua itu yaitu mereka mau memperkenalkan sejak dini bagaimana caranya berkendara yang baik dan benar. Mereka tidak ingin anak-anak mereka menggunakan kendaraan seperti sepeda motor dijalanan tetapi tidak memahami bagaimana cara berkendara yang baik di jalan.

Bagi saya, itu hal yang luar biasa karena sangat berbeda jauh dengan di negara kita. Anak-anak di negeri ini sangat luar biasa mahir dalam berkendara khususnya sepeda motor. Anak SD sudah berani membawa motor di jalanan dan saya sangat ragu jika anak-anak tersebut tahu bagaimana caranya berkendara yang baik di jalanan. Dan tidak mengherankan jika banyak pengguna sepeda motor usia anak-anak terlibat dalam berbagai kecelakaan. Apa yang ditayangan TV tersebut layak menjadi contoh bagi kita jika sebaiknya kita perkenalkan dulu sejak dini bagaimana cara berkendara yang benar kepada anak-anak kita bukan mengenalkan sepeda motornya saja dan setelah itu dilepas begitu saja dan sudah banyak orang tua yang kehilangan anak mereka hanya karena kurangnya pengetahuan anak-anak dalam menggunakan sepeda motor. Kita ajarakan pengendara dini bagaimana menjadi pengendara yang baik dan mampu menjadi pelopor keselamatan berkendara bukan sebagai penyebab banyaknya malapetaka di jalanan. (PEB)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s