GURU MASA KINI

training-aoc

Tantangan guru saat ini memang sangat berat khususnya dengan perubahan generasi yang begitu cepat atau yang disebut dengan generasi Z, perkembangan teknologi yang begitu cepat ternyata membawa perubahan yang cukup deras dalam segala bidang termasuk dalam perkembangan seorang anak.

Ada seorang rekan guru yang bilang, dulu waktu saya pertama mengajar saya tidak pernah mengurus cara berpakaian anak, kuku mereka, dan sikap mereka. Saya datang ke sekolah dan langsung melaksanakan proses pembelajaran seperti yang sudah ditentunkan oleh pihak sekolah berdasarkan kurikulum yang berlaku di sekolah. Sekarang saya harus memperhatikan kerapihan cara berpakaian, sikap, termasuk ucapan mereka baik dengan guru ataupun dengan sesama mereka yang tentunya setiap anak memiliki pola perilaku yang sangat berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Guru yang semula menjadi satu-satunya sumber ilmu dari murid tentunya perlahan mulai bergeser dikarenakan murid sekarang bisa begitu dengan cepat menemukan pertanyaan-pertanyaan yang ada di kepala mereka. Zamannya Pak Habibie waktu sekolah harus membaca puluhan buku untuk menemukan jawaban-jawaban yang ada di kepalanya, sedangkan saat ini tinggal klik di google semua pertanyaan dapat dijawab. Terkadang seorang murid lebih cepat mendapatkan jawaban daripada gurunya. Tanpa disadari hal tersebut merupakan salah satu pemicu kurang dihargainya seorang guru ketika berada di sekolah apalagi di tingkat menengah sampai atas.

Hal ini bisa kita lihat dari kasus-kasus yang terjadi antara guru dengan murid. Di tingkat sekolah dasar seorang murid masih memberikan rasa hormat yang tinggi kepada gurunya karena anak-anak tersebut merasa bahwa ilmu guru mereka masih lebih tinggi dan hebat dibandingkan mereka tetapi coba kita lihat di tingkat kelas menengah dan atas, teknologi yang digunakan oleh murid jauh lebih hebat dibandingkan yang digunakan oleh para murid.

Disadari atau tidak tentunya seorang guru harus siap dalam menghadapi generasi ini, dan menurut saya ada beberapa hal yang dapat dilakukan :

  1. Update ilmu yang ada

Ilmu pengetahuan itu selalu berkembang dan takkan pernah mati, seorang guru harus mengetahui ilmu-ilmu               yang terupdate saat ini khususnya mata pelajaran yang diajari. Beragam sumber yang dapat digunakan untuk             mengupdate ilmu seperti membaca buku, internet,seminar dan lain sebagainya.

  1. Perbanyak membaca

Memang harus diakui salah satu kelemahan kita sebagai guru di Indonesia adalah kurangnya membaca, untuk           menghadapi generasi Z perbanyaklah membaca karena secara langsung maupun tidak langsung dengan                         membaca akan mengupdate isi yang ada di kepala kita sehingga akan lebih memudahkan kita dalam                               menghadapi generasi Z.

  1. Perkaya metode belajar

Rubahlah metode belajar dengan ceramah, masih banyak metode-metode lain yang dapat kita gunakan untuk             mengajar bahkan kalau perlu kita harus menciptakan metode-metode belajar yang baru sehingga murid-murid           kita tidak jenuh dengan kita dengan metode yang sama selama tiga tahun.

  1. Sharing dengan rekan guru

Berbagi pengalaman akan memberikan danpak yang baik bagi kita, dengan sharing dengan guru lain maka kita           akan belajar hal baru yang dapat membantu kita dalam menyampaikan materi kita kepada murid-murid kita,             hal ini dapat dilakukan baik secara formal seperti pertemuan guru, pelatihan guru, MGMP maupun informal               misalnya bertemu dengan guru lain diluar jam sekolah sambil minum kopi di suatu tempat, ataupun melalui               media sosial.

  1. Guru yang menginspirasi

Menjadi guru di zaman sekarang ini tidak hanya mampu mengajar tetapi harus mampu menginspirasi murid-              muridnya menjadi manusia yang lebih baik, guru yang hanya bisa mengajar akan ditinggalkan muridnya tetapi            guru yang bisa menginspirasi akan dicintai dan dihati para muridnya.

  1. Belajar kembali

Janganlah pernah berhenti untuk belajar menjadi guru yang baik karena menjadi guru yang baik tidak aka                   nada indicator yang pasti karena hal tersebut menyangkut selera manusia yang diwakilkan oleh para murid-                 murid kita di sekolah, kita harus ingat sebelum menjadi guru yang hebat kita harus jadi murid yang hebat.

  1. Latihan berkomunikasi

Komunikasi merupakan salah satu senjata utama dari seorang guru karena itu belajarlah akan ilmu-ilmu                       komunikasi yang efektif khususnya jika kita berhadapan dengan murid generasi Z dan orang tua generasi Z                 yang tidak mau anaknya dicubit.

  1. Cintai profesi guru

Guru merupakan profesi yang terhormat, jika anda tidak bisa mencintai profesi anda sebagai seorang guru                   sebaiknya berhenti sekarang menjadi guru,Jika anda mencintai profesi guru maka hal apapun yang ada                         dihadapan anda akan dapat diselesaikan dengan baik dan tidak akan menimbulkan masalah baru. (PEB)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s