ARAH PENDIDIKAN

Ganti menteri ganti kebijakan,hal ini bukan hal yang asing di negeri ini dan terjadi di semua bidang di nusantara ini tidak terkecuali dalam dunia pendidikan. Tentunya ini sangat membuat beberapa hal menjadi sangat tidak jelas dan seolah-oleh negeri ini tidak punya arah yang jelas akan dibawa kemana masa depan bangsa ini dan seperti apa yang ingin diraih bangsa ini untuk dapat lebih baik mensejahterakan rakyatnya bukan malah sibuk mengurusi Pilkada serentak, Cagub, cawagub, dan lain-lain yang menurut penulis tidak jelas.

Bukan ingin membandingkan dengan negara lain seperti China yang punya visi yang jelas yaitu tahun 2020 ingin setara atau mengalahkan Amerika, Singapura ingin menguasai teknologi komunikasi dunia dan negara-negara tersebut siapapun pemimpinnya sudah jelas kebijakan yang akan dilakukannya yaitu mewujudkan visi negaranya. Sekarang coba kita renungkan sejak zaman reformasi hingga saat ini apakah ada visi yang jelas yang ingin diraih negeri ini? Masing-masing pemimpin mempunyai visi masing-masing dan pada ujungnya jajaran dibawahnya memiliki kebijakan masing-masing dan terus menerus seperti itu.

Arah pendidikan kita mau kemana? Apakah akan terus menerus ganti menteri ganti kebijakan? Kalau kata para ahli dalam dunia pendidikan perlunya Blue print pendidikan kita supaya lebih jelas arah pendidikan kita dan tidak terus menerus berganti kebijakan. Usulan ini sebenarnya bukan hal yang baru, di zaman pergantian pemerintahan beberapa tahun yang lalu hal ini juga sudah sering disampaikan khususnya pada saat akan ada pergantian kurikulum. Menurut penulis sudah saatnya kita memiliki Blue print pendidikan kita supaya arah pendidikan di Indonesia lebih jelas dan tidak membingungkan masyarakat dan ouput dari pendidikan kita juga akan lebih baik dari yang sekarang ini.

Blue print disini berisikan rumusan di masa yang akan datang, pendidikan kita akan dibawa kemana? Sebagai contoh 25 tahun yang akan datang pendidikan di Indonesia akan menghasilkan tenaga kerja profesioanal atau enterpreneur dengan standar internasional sehingga jumlah penganguran terdidik hingga 90%. Dengan ditetapkannya ini sebagai blue print pendidikan maka seluruh komponen dalam dunia pendidikan akan fokus untuk mencapai hal tersebut. Dalam mencapai Blue print tersebut siapapun menterinya mau berapa kali menterinya berganti wajib mengikuti blue print tersebut dan jika seandainya mau dilakukan pergantian kurikulum harus dibuat dengan mengacu pada blue print tersebut.

Saat ini sama sekali belum terlihat dengan jelas Blue print pendidikan kita, ganti menteri ganti kebijakan biar terlihat bekerja tapi kebijakan yang dibuat semata-mata hanya dalam persoalan yang sama yang outputnya sudah dapat ditebak malahan hanya sekedar berwacana. Sudah saatnya pendidikan kita dirubah, Presiden Republik Indonesia sudah mencanangkan Revolusi mental dan tentunya itu diawali dari dunia pendidikan khususnya revolusi mental bagi generasi penerus selanjutnya. Blue print pendidikan kita sebenarnya bisa diawali dari sana yaitu merubah mental anak bangsa. (PEB)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s