Perkembangan teknologi saat ini bisa dikatakan sangat luar biasa, dan kita semua tentu merasakan berbagai dampak dari perkembangan teknologi saat ini. Jangankan kita sebagai masyarakat biasa, perusahaan besar sekalipun sangat merasakan dampak dari perkembangan teknologi yang sangat luar biasa. Jelas terlihat bagaimana perusahaan retail yang dulu dikenal sangat besar tiba-tiba harus tutup, profesi yang dulu sangat dibanggakan tiba-tiba tergantikan dengan sebuah teknologi.

Hal ini tentunya tidak bisa kita hindari atau tidak bisa kita bendung karena semua dunia merasakan hal yang sama, terlebih negara kita ini yang menurut saya terlambat dalam membendung aliran teknologi yang sangat dahsyat tersebut. Sebagai contoh, di negara Cina kita tidak akan menemukan yang namanya Google tetapi mereka membuat sebuah website yang mirip dengan google tetapi isinya difilter/disaring oleh pemerintah. Bukan untuk membatasi warga masyarakatnya dalam mengakses internet tetapi untuk melindungi warga masyarakat terhadap akses negatif yang notabene sangat banyak terdapat di Internet.

Negara kita ini sebenarnya sudah cukup terlambat dalam masalah ini atau bisa dikatakan negara kita sudah terlambat dalam melakukan filter terhadap hal-hal negatif yang ada di internet. Sebagai contoh jika kita menemukan situs-situs berbahaya untuk melaporkan ke pihak pemerintah yang cukup mudah baru ada tahun yang lalu dan bagi saya pribadi masih kurang efektif jika dibandingkan dengan negara lain dimana mereka tinggal mengklik Report Abuse maka laporannya akan segera di proses.

Anak-anak Indonesia saat ini tentunya sangat merasakan kehadiran teknologi di kehidupan mereka khususnya yang namanya Gadget yang ada dalam kehidupan mereka sehari-hari, sehingga hal ini menimbulkan kekwatiran dikalangan orang tua karena anak-anak menggunakan teknologi seperti smartphone hanya untuk hiburan seperti bermain game, melihat video dan hal lain yang sebenarnya kurang baik dan sangat membuat anak-anak menjadi kecanduan terhadap yang namanya smartphone.

Saat ini, orang tua sudah mulai merasakan kekwatiran akan anak-anak mereka yang kecanduan yang namanya gadget terlebih yang namanya smartphone, hal ini terkait dengan banyaknya hal-hal yang kurang baik dalam dunia internet ada di dalam gengaman anak-anak mereka dan hal itu tidak bisa dikontrol orang tua. Pada dasarnya hal tersebut tidak akan terjadi apabila orang tua ketika memberikan gadget kepada anak-anaknya terlebih dahulu di dahulu dilakukan komunikasi yang baik terhadap anak dalam hal pertanggung jawaban anak dalam menggunakan smartphone yang diberikan oleh orang tuanya. Disamping itu orang tua seudah seharusnya melakukan protect terhadap smartphone tersebut sebelum diberikan kepada anaknya.

Sebenarnya perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam dunia IT telah membuat beberapa langkah dalam melindungi anak dari pengaruh gadget seperti dengan membuat parental control atau kontrol orang tua terhadap smartphone yang diberikan kepada anak, tetapi terkadang orang tua tidak memperhatikan hal-hal tersebut. Contohnya dalam pengunaan android, sebenarnya di Android ada menu untuk mengaktifkan parental control supaya smartphone sebelum diberikan kepada anak, kontrol ada di orang tua. Dengan adanya kontrol di orang tua ketika anak ingin mendownload aplikasi-aplikasi yang ada di Android hanya dapat mendownload aplikasi yang diijinkan oleh orang tua sehingga anak terlindung dari aplikasi-aplikasi yang tidak sesuai dengan usia anak.  Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk mencegah pengaruh-pengaruh negatif tersebut. Intinya, orang tua harus bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan lebih bijak dalam memberikan gadget kepada anak-anak mereka. Orang tua harus bisa menjadi filter bagi anak-anak mereka dalam mencegah pengaruh negatif gadget kepada anak. Jadilah Orang tua zaman now.  (PEB)

Advertisements